Selasa, 16 Oktober 2018

SOLUSI CERDAS BAGI CALON KADES


Gambar suasana pemungutan suara dalam Pilkades

Sudah menjadi hal yang wajar dan lumrah pada setiap diadakan Pilkades, diri para calon Kades akan mendapat sorotan dari masyarakat tentang visi misi, pokok-pokok pikiran dan pandangannya dalam menjalankan pemerintahan desa nanti, bahkan yang lebih tajam lagi sampai menyoroti bibit, bobot, bebet, asal-usul, keluarga besarnya, rekam jejak dan tingkah lakunya, serta macam-macam hal lainnya. Uniknya warga desa itu mempertanyakan hal tersebut kepada teman lainnya dan temannya itu menjawabnya dengan jawaban yang tak akurat dan simpang siur karena mereka memang tak memahami hal yang sebenarnya, dan biasanya jawaban cenderung bernada negative / menyesatkan, tentu ini akan merugikan si calon yang di gunem, namun banyak juga yang memberi jawaban yang baik meskipun tidak tepat benar. Kiranya hal ini sah-sah saja sepanjang dilakukan secara wajar, tidak membangun fitnah dan murni dilakukan warga masyarakat dalsam rangka mencari pilihan terbaik, karena memang merekalah yang berhak menilai dan mereka juga yang berhak menentukan pilihannya. Demikian gunjingan masyarakat dalam nyatur para calon Kades dan keluarganya. Para calon Kades harus siap dijadikan bahan pembicaraan dirasani kadang juga mendapat cemooh yang tak mengenakkan, pendek kata bagi seorang calon Kepala Desa harus tabah dan jembar dadane menerima semua ini.
Untuk mendapatkan jawaban akurat, yang paling mengetahui jawaban dari pertanyaan masyarakat itu adalah calon Kades yang bersangkutan sendiri. Namun tidaklah mungkin seorang calon Kades akan menjelaskan kepada masyarakat secara lesan satu persatu. Sebagai solusi untuk memecahkan persoalan ini, maka sebaiknya calon kades itu menerbitkan buku tanya jawab cerdas yang berisi perrtanyaan yang berkembang di tengah-tengah masyarakat guna memberikan jawaban  atas pertanyaan dimaksud langsung dari sumbernya. Pertanyaan sengaja diambil dari rumor yang berkembang di masyarakat, disaring dan diambil inti sarinya. Selanjutnya diberi jawaban yang sebenarnya tentang visi misi , juga pokok-pokok pikiran tentang pandangan ke depan pembangunan desa, termasuk masalah pribadi dan keluarga, dengan demikian masyarakat menjadi jelas dan gamblang cetho welo-welo tentang potensi diri dan keluarga calon Kades, keuntungan ganda dari pembuatan buku nanti adalah : jawaban lebih akurat langsung dari sumbernya, kalimat jawaban dapat dipilih dan ditata dengan cermat sehingga dapat mencegah adanya blunder yng merugikan, sipenjawab pertanyaan tidak harus berhadapan langsung satu persatu dengan penanya, buku itu bisa dibaca setiap saat, dapat diulang-ulang dalam membacanya sehingga konstituen mendapat pencerahan jawab yang benar-benar akurat dari yang bersangkutan tidak dari kata orang lain, sehingga dalam memilih calon Kades masyarakat tidak seperti memilih kucing dalam karung.  
Demikian kiranya hal ini bisa dijadikan salah satu solusi bagi calon Kades dalam mengatasi berkembangnya pergunjingan masyarakat kearah hoax seputar Pilkades, sehingga pertanyaan masyarakat Desa mendapat pencerahan tentang potensi diri dari calon Kades, dan diharapkan dapat merobah image dari negatif menjadi positif.
Terima kasih.

1 komentar: